PENYAKIT CUPANG DAN CARA PENYEMBUHANNYA Bagian 2: Dropsy, Inflamed Gills, Berak Putih, dan Velvet

Hello! Ketemu lagi nih sama admin. Admin bakal ngelanjutin postingan mengenai penyakit cupang yang kemarin. Masih pada inget kan? Oke, biar ga lama-lama, langsung aja deh disimak.

Dropsy (Sisik Nanas)
Sobat blogger, meneurut admin penyakit ini nih yang paling nyeremin buat cupang. “Kenapa eamangnya, Min?” Soalnya penyakit ini bisa bikin sisik si cupang terangkat, jadi ikannya kaya nanas, dan penyakit ini SANGAT-SANGAT MENULAR! Jadi sobat blogger harus baca bener-bener. Gejalanya yaitu perut ikan mulai membengkak, tidak bisa membuang kotoran. Tahap awal dari gejalanya adalah mirip seperti sembelit, ikan jadi tidak aktif, nafsu makan berkurang, bahkan terkadang tidak mau makan. Siripnya akan menguncup dan warnanya akan memucat. Bila sudah parah, maka perut si cupang akan semakin membengkak dan berwarna kemerahan. Sisik ikan akan mulai terangkat mulai dari daerah perut hingga seluruh badan, sehingga si cupang akan terlihat menyerupai buah nanas. Hiii!!! Serem ya?


Penyebabnya adalah bakteri yang menyerang ginjal si ikan yang berasal dari air yang kotor maupun makanan ikan yang kotor. Bakteri ini akan membuat ginjal si cupang tidak mampu berekskresi alias tidak mampu membuang zat-zat sisa metabolisme tubuh. Akibatnya tubuh si ikan akan membuka atau memberdirikan sisiknya. Jika ikan sudah sampai pada tahap sisik yang berdiri, maka kemungkinan sembuhnya sangat sangat kecil. Sebetulnya jika penyakit ini bisa terdeteksi sejak awal, maka kemungkinan untuk sembuh besar. Namun karena gejalanya sangat sulit untuk dilihat, maka kebanyakan ketika kondisi ikan sudah kritis baru ketahuan. Ikan harus dikarantina agar tidak menular, kemudi air harus diganti semuanya dan wadah dicuci bersih. Kemudian berikan antibiotik seperti Metrodinazole dengan dosis cukup 1 tetes per akuarium. Gunakan pula garam akuarium. Ganti air full setelah 3 hari.



Inflamed gills (Insang memerah)
Penyebabnya adalah kondisi air yang kotor, sehingga cupang keracunan nitrat. Ciri-cirinya ialah insang menjadi memerah, sulit bernapas, ikan sering di permukaan air buntu bernapas dan terengah-engah. Tutup insang (operkulum) tidak mau tertutup rapat. Pengobatannya ialah sobat blogger harus rajin ganti air, gunakan metilen kue dan garam akuarium. Penyakit ini tidak bersifat menular kok.



Berak Putih
Gejala penyakit ini adalah kotoran ikan memanjang, terkadang seperti mennggumpal dan berwarna putih. Nafsu makan ikan menjadi turun, bahkan terkadang tidak mau makan. Siripnya menguncup dan berwaran pucat. Oh iya, sobat blogger harus hati-hati karena penyakitnya bisa menular ke ikan lainnya. So, langsung dikarantina ya ikannya. Pengobatannya ialah dengan mengganti air Buol dan mencuci wadahnya, berikan antibiotik atau acryflavine. Berikan pula garam akuarium. Bila belum sembuh, ulangi teknik pengobatan tersebut.

Velvet (bintik emas/karatan)
Penyakit ini disebabkan oleh parasit yang berasal dari air yang kotor maupun pakan alami yang kurang bersih. Gejala yang timbul nih sobat blogger, yaitu munculnya bintik-bintik berwarna emas atau kadang seperti warna besi berkarat. Buat meyakinkannya, coba dilihat dengan bantuan senter, karena bintik velvet akan berkilau dan memantulkan cahaya jika terkena cahaya senter.   Ikan menjadi kurang nafsu makan, tidak aktif bergerak, warna memucat, dan sirip menguncup. Ikan juga jadi sering menabrakkan diri untuk menggaruk badannya. Jika terkena penyakit ini, maka yang harus sobat blogger lakukan yaitu mengarantinanya. Ganti air full dan cuci bersi akuariumnya. Berikan metilen blue dan garam akuarium untuk pengobatannya. Setelah 3 hari, ganti air full. Jika belom sehat, ulangi pengobatan tersebut.


Gimana nih sobat blogger? Udah pada tau kan penyakit yang umumnya dapat menyerang si cupang? Makanya, jaga dan rawat baikbaik cupangnya biar sehat selalu. Rajin-rajin buat ganti air dan menjaga kebersihan wadah si cupang. Inget juga, makanan yang diberikan harus bersih, terutama makanan alami, karena sering banyak mengandung parasit. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Betul? (IYP)

Sumber:
http://cirebontopbisnis.wordpress.com/2012/08/23/penyakit-yang-biasa-menyerang-ikan-cupang/
Hello! Ketemu lagi nih sama admin. Admin bakal ngelanjutin postingan mengenai penyakit cupang yang kemarin. Masih pada inget kan? Oke, biar ga lama-lama, langsung aja deh disimak.

Dropsy (Sisik Nanas)
Sobat blogger, meneurut admin penyakit ini nih yang paling nyeremin buat cupang. “Kenapa eamangnya, Min?” Soalnya penyakit ini bisa bikin sisik si cupang terangkat, jadi ikannya kaya nanas, dan penyakit ini SANGAT-SANGAT MENULAR! Jadi sobat blogger harus baca bener-bener. Gejalanya yaitu perut ikan mulai membengkak, tidak bisa membuang kotoran. Tahap awal dari gejalanya adalah mirip seperti sembelit, ikan jadi tidak aktif, nafsu makan berkurang, bahkan terkadang tidak mau makan. Siripnya akan menguncup dan warnanya akan memucat. Bila sudah parah, maka perut si cupang akan semakin membengkak dan berwarna kemerahan. Sisik ikan akan mulai terangkat mulai dari daerah perut hingga seluruh badan, sehingga si cupang akan terlihat menyerupai buah nanas. Hiii!!! Serem ya?


Penyebabnya adalah bakteri yang menyerang ginjal si ikan yang berasal dari air yang kotor maupun makanan ikan yang kotor. Bakteri ini akan membuat ginjal si cupang tidak mampu berekskresi alias tidak mampu membuang zat-zat sisa metabolisme tubuh. Akibatnya tubuh si ikan akan membuka atau memberdirikan sisiknya. Jika ikan sudah sampai pada tahap sisik yang berdiri, maka kemungkinan sembuhnya sangat sangat kecil. Sebetulnya jika penyakit ini bisa terdeteksi sejak awal, maka kemungkinan untuk sembuh besar. Namun karena gejalanya sangat sulit untuk dilihat, maka kebanyakan ketika kondisi ikan sudah kritis baru ketahuan. Ikan harus dikarantina agar tidak menular, kemudi air harus diganti semuanya dan wadah dicuci bersih. Kemudian berikan antibiotik seperti Metrodinazole dengan dosis cukup 1 tetes per akuarium. Gunakan pula garam akuarium. Ganti air full setelah 3 hari.



Inflamed gills (Insang memerah)
Penyebabnya adalah kondisi air yang kotor, sehingga cupang keracunan nitrat. Ciri-cirinya ialah insang menjadi memerah, sulit bernapas, ikan sering di permukaan air buntu bernapas dan terengah-engah. Tutup insang (operkulum) tidak mau tertutup rapat. Pengobatannya ialah sobat blogger harus rajin ganti air, gunakan metilen kue dan garam akuarium. Penyakit ini tidak bersifat menular kok.



Berak Putih
Gejala penyakit ini adalah kotoran ikan memanjang, terkadang seperti mennggumpal dan berwarna putih. Nafsu makan ikan menjadi turun, bahkan terkadang tidak mau makan. Siripnya menguncup dan berwaran pucat. Oh iya, sobat blogger harus hati-hati karena penyakitnya bisa menular ke ikan lainnya. So, langsung dikarantina ya ikannya. Pengobatannya ialah dengan mengganti air Buol dan mencuci wadahnya, berikan antibiotik atau acryflavine. Berikan pula garam akuarium. Bila belum sembuh, ulangi teknik pengobatan tersebut.

Velvet (bintik emas/karatan)
Penyakit ini disebabkan oleh parasit yang berasal dari air yang kotor maupun pakan alami yang kurang bersih. Gejala yang timbul nih sobat blogger, yaitu munculnya bintik-bintik berwarna emas atau kadang seperti warna besi berkarat. Buat meyakinkannya, coba dilihat dengan bantuan senter, karena bintik velvet akan berkilau dan memantulkan cahaya jika terkena cahaya senter.   Ikan menjadi kurang nafsu makan, tidak aktif bergerak, warna memucat, dan sirip menguncup. Ikan juga jadi sering menabrakkan diri untuk menggaruk badannya. Jika terkena penyakit ini, maka yang harus sobat blogger lakukan yaitu mengarantinanya. Ganti air full dan cuci bersi akuariumnya. Berikan metilen blue dan garam akuarium untuk pengobatannya. Setelah 3 hari, ganti air full. Jika belom sehat, ulangi pengobatan tersebut.


Gimana nih sobat blogger? Udah pada tau kan penyakit yang umumnya dapat menyerang si cupang? Makanya, jaga dan rawat baikbaik cupangnya biar sehat selalu. Rajin-rajin buat ganti air dan menjaga kebersihan wadah si cupang. Inget juga, makanan yang diberikan harus bersih, terutama makanan alami, karena sering banyak mengandung parasit. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Betul? (IYP)

Sumber:
http://cirebontopbisnis.wordpress.com/2012/08/23/penyakit-yang-biasa-menyerang-ikan-cupang/

PENYAKIT CUPANG DAN CARA PENYEMBUHANNYA Bagian 1: Jamur Kulit, Fin Rot, White Spot, dan Pop Eyes

Hai bro and sis! Piye kabare? Hehehe... Ketemu admin lagi nih di sini. Ga bakal bosen kan kalo sama admin? Hahaha... Sobat blogger, kali ini admin bakal ngasih tau gimana sih ciri-ciri cupang sakit, dan gimana sih cara penyembuhan cupang sakit? Mau tau ga? Pasti mau kan? Kalo itu silahkan disimak...

Sobat blogger, penyakit cupang itu terbagi menjadi dua macam lho berdasakan penyebabnya. Penyakit cupang ini bisa disebabkan oleh parasit maupun nonparasit. Parasit yang sering menyerang cupang adalah bakteri, virus, jamur, protozoa, serta cacing. Sedangkan penyakit yang disebabkan bukan oleh parasit biasanya diakibatkan oleh kualitas air yang buruk, faktor fisik yang tidak cocok, kekurangan nutrisi, kelainan, dan gangguan pencernaan akibat zat toksik atau racun.

Infeksi Jamur Kulit
Penyebab dari penyakit ini biasanya adalah jamur dan kondisi air yang kotor. Gejala yang dialami si cupang ialah muncul bercak-bercak putih seperti kapas di badan ikan. Ikan biasanya jadi tidak bergerak terlalu aktif, tidak nafsu makan, dan siripnya menguncup. Warna dari cupang biasanya juga menjadi memucat. Sobat blogger, kalo ikan cupangnya terkena penyakit ini, ikannya HARUS SEGERA dipisahkan dan diisolasi dari yang lainnya, karena penyakit ini SANGAT MENULAR. Pengobatannya dengan mengganti air wadah full dan tempatnya dicuci bersih, si ikan yang sakit ini diberikan metilen blue dan garam akuarium, kemudian setelah 3 hari ganti air full kembali, jika kondisi belum mebaik, lakukan kembali pengobatan seperti diatas.



 Fin Rot
Penyebab dari penyakit ini ialah bakteri dan kondisi air yang kotor. Gejalanya yang terjadi nih sobat blogger, ialah muncul warna gelap atau terkadang seperti berdarah pada pinggiran sirip. Jika terus dibiarkan lama kelamaan siripnya akan menjadi habis seperti rontok atau sobek. Walaupun begitu, ikan masih nafsu untuk makan dan bergerak secara aktif. Tapi warna si ikan akan berubah memucat dan sirip jadi menguncup. Penanggulangannya nih sobat blogger, ikan harus dikarantina, kemudian tempatnya dicuci bersih dan diganti air full. Berikan ikan antibiotik seperti ampicillin, Super Tetra, dosisnya cukup 1 tetes per akuarium. Atau sobat blogger bisa menggunakan general tonic seperti Rid alk, tetra, dsb. Berikan pula garam akuarium dan ganti air full setelah 3 hari pengobatan. Jika ikan belum membaik, ulangi teknik pengobatan tersebut. Oh iya, sekedar info aja ih buat sobat blogger, sirip yang rusak atau rontok itu bisa tumbuh lagi jika si ikan sudah sembuh, tapi ga akan seindah sirip sebelumnya.




White Spot
Penyakit ini umumnya akan menyerang cupang yang memiliki stamina yang buruk. Penyebabnya ialah parasit seperti protozoa. Protozoa ini bias berasal dari air yang kotor ataupun pakan alami yang kurng bersih. Oh iya, perlu diingat nih sobat blogger, PENYAKIT INI SANGAT MENULAR, jadi segera karantina ya ikannya. Gejala yangdialami yaitu munculnya bintik-bintik putih pada badan ikan. Ikan menjadi kurang aktif bergerak, tidak nafsu makan, warna sirip memucat, dan sirip menjadi menguncup. Ikan juga sering menanbrakkan dirinya ke wadah atau dinding akuarium, seperti berusaha menggaruk badannya. Bila sudah parah, maka bintiknya akan menyebar ke seluruh tubuh. Pengobatannya ialah sobat blogger harus mengarantina si cupang, kemudian memberinya metilen blue dan garam akuarium. Jangan lupa sebelumnya untuk mengganti air full dan mencuci akuariumnya. Jemur ikan di bawah sinar matahari pagi. Setelah tiga hari ganti air full, jika masih sakit cupangnya, ulangi lagi pengobatannya.



Pop Eyes
Gejala penyakit ini sangat mudah untuk dikenali, yaitu mata ikan akan tampak menonjol, baik salah satu maupun keduanya. Penyebab dari penyakit ini adalah virus herbes dan Epithelioma papulasum. Ikan menjadi tidak aktif bergerak, nafsu makan menurun bahkan tidak mau makan, warna tubuh memucat dan sirip menguncup. Jika sudah parah, maka ikan cupangnya akan memiliki mata yang terlihat seperti ikan mas koki, dan jika sudah begitu kemungkinan untuk sembuh kembali sangatlah kecil. Penyembuhannya ialah ikan harus dikarantina, airnya diganti full dan wadahnya dicuci bersih. Berikan antibiotik ampicillin, Super Tetra, dosisnya cukup 1 tetes per akuarium atau gunakan obat Anti Internal Bacteria seperti merek Intrepet. Berikan pula garam akuarium. Setelah 3 hari, ganti air full. Jika belom sehat, ulangi pengobatan tersebut.
 

Wah! Ternyata penyakitnya menyeramkan ya, sobat blogger! Makanya, sobat blogger harus bener-bener telaten merawat cupang kesayangannya. Lebih baik mencegah daripada mengobati, betul gak? Kan kalo sakit kasian cupangnya… Postingan tentang penyakit cupang ini masih belom selesai sampai disini. Masih ada kelanjutannya nih sobat blogger. Jangan ketinggalan ya… (IYP)

Sumber:

Hai bro and sis! Piye kabare? Hehehe... Ketemu admin lagi nih di sini. Ga bakal bosen kan kalo sama admin? Hahaha... Sobat blogger, kali ini admin bakal ngasih tau gimana sih ciri-ciri cupang sakit, dan gimana sih cara penyembuhan cupang sakit? Mau tau ga? Pasti mau kan? Kalo itu silahkan disimak...

Sobat blogger, penyakit cupang itu terbagi menjadi dua macam lho berdasakan penyebabnya. Penyakit cupang ini bisa disebabkan oleh parasit maupun nonparasit. Parasit yang sering menyerang cupang adalah bakteri, virus, jamur, protozoa, serta cacing. Sedangkan penyakit yang disebabkan bukan oleh parasit biasanya diakibatkan oleh kualitas air yang buruk, faktor fisik yang tidak cocok, kekurangan nutrisi, kelainan, dan gangguan pencernaan akibat zat toksik atau racun.

Infeksi Jamur Kulit
Penyebab dari penyakit ini biasanya adalah jamur dan kondisi air yang kotor. Gejala yang dialami si cupang ialah muncul bercak-bercak putih seperti kapas di badan ikan. Ikan biasanya jadi tidak bergerak terlalu aktif, tidak nafsu makan, dan siripnya menguncup. Warna dari cupang biasanya juga menjadi memucat. Sobat blogger, kalo ikan cupangnya terkena penyakit ini, ikannya HARUS SEGERA dipisahkan dan diisolasi dari yang lainnya, karena penyakit ini SANGAT MENULAR. Pengobatannya dengan mengganti air wadah full dan tempatnya dicuci bersih, si ikan yang sakit ini diberikan metilen blue dan garam akuarium, kemudian setelah 3 hari ganti air full kembali, jika kondisi belum mebaik, lakukan kembali pengobatan seperti diatas.



 Fin Rot
Penyebab dari penyakit ini ialah bakteri dan kondisi air yang kotor. Gejalanya yang terjadi nih sobat blogger, ialah muncul warna gelap atau terkadang seperti berdarah pada pinggiran sirip. Jika terus dibiarkan lama kelamaan siripnya akan menjadi habis seperti rontok atau sobek. Walaupun begitu, ikan masih nafsu untuk makan dan bergerak secara aktif. Tapi warna si ikan akan berubah memucat dan sirip jadi menguncup. Penanggulangannya nih sobat blogger, ikan harus dikarantina, kemudian tempatnya dicuci bersih dan diganti air full. Berikan ikan antibiotik seperti ampicillin, Super Tetra, dosisnya cukup 1 tetes per akuarium. Atau sobat blogger bisa menggunakan general tonic seperti Rid alk, tetra, dsb. Berikan pula garam akuarium dan ganti air full setelah 3 hari pengobatan. Jika ikan belum membaik, ulangi teknik pengobatan tersebut. Oh iya, sekedar info aja ih buat sobat blogger, sirip yang rusak atau rontok itu bisa tumbuh lagi jika si ikan sudah sembuh, tapi ga akan seindah sirip sebelumnya.




White Spot
Penyakit ini umumnya akan menyerang cupang yang memiliki stamina yang buruk. Penyebabnya ialah parasit seperti protozoa. Protozoa ini bias berasal dari air yang kotor ataupun pakan alami yang kurng bersih. Oh iya, perlu diingat nih sobat blogger, PENYAKIT INI SANGAT MENULAR, jadi segera karantina ya ikannya. Gejala yangdialami yaitu munculnya bintik-bintik putih pada badan ikan. Ikan menjadi kurang aktif bergerak, tidak nafsu makan, warna sirip memucat, dan sirip menjadi menguncup. Ikan juga sering menanbrakkan dirinya ke wadah atau dinding akuarium, seperti berusaha menggaruk badannya. Bila sudah parah, maka bintiknya akan menyebar ke seluruh tubuh. Pengobatannya ialah sobat blogger harus mengarantina si cupang, kemudian memberinya metilen blue dan garam akuarium. Jangan lupa sebelumnya untuk mengganti air full dan mencuci akuariumnya. Jemur ikan di bawah sinar matahari pagi. Setelah tiga hari ganti air full, jika masih sakit cupangnya, ulangi lagi pengobatannya.



Pop Eyes
Gejala penyakit ini sangat mudah untuk dikenali, yaitu mata ikan akan tampak menonjol, baik salah satu maupun keduanya. Penyebab dari penyakit ini adalah virus herbes dan Epithelioma papulasum. Ikan menjadi tidak aktif bergerak, nafsu makan menurun bahkan tidak mau makan, warna tubuh memucat dan sirip menguncup. Jika sudah parah, maka ikan cupangnya akan memiliki mata yang terlihat seperti ikan mas koki, dan jika sudah begitu kemungkinan untuk sembuh kembali sangatlah kecil. Penyembuhannya ialah ikan harus dikarantina, airnya diganti full dan wadahnya dicuci bersih. Berikan antibiotik ampicillin, Super Tetra, dosisnya cukup 1 tetes per akuarium atau gunakan obat Anti Internal Bacteria seperti merek Intrepet. Berikan pula garam akuarium. Setelah 3 hari, ganti air full. Jika belom sehat, ulangi pengobatan tersebut.
 

Wah! Ternyata penyakitnya menyeramkan ya, sobat blogger! Makanya, sobat blogger harus bener-bener telaten merawat cupang kesayangannya. Lebih baik mencegah daripada mengobati, betul gak? Kan kalo sakit kasian cupangnya… Postingan tentang penyakit cupang ini masih belom selesai sampai disini. Masih ada kelanjutannya nih sobat blogger. Jangan ketinggalan ya… (IYP)

Sumber:

CARA IKAN CUPANG BERKEMBANG BIAK Bagian 4: Pembesaran Ikan Cupang

Hai! Hai! Sobat blogger! Ketemu lagi nih bareng admin. Sekarang admin bakal ngebahas tentang cara pembesaran ikan cupang. Topik ini merupkan lanjutan dari obrolan yang kemarin. Hayoo... Masih inget postingan admin yang judulnya beternak ikan cupang kan? Kalo udah lupa, baca lagi deh, soalnya bahasan ini nyambung banget sama bahasan sebelumnya. Oke!?

Sobat blogger, bayi-bayi cupang yang berumur tiga hari  pada udah bisa nyaris makan sendiri tuh. Nah, pada saat itu pula naluri mereka untuk berburu juga muncul.  Anak-anak cupang dapat diberi makan kutu air ataupun microworm.  Setelah satu minggu, anak-anak cupang dapat diberi makan artemia Pemberian makanan kutu air dan artemia dapat diberikan pada anak cupang hingga umurnya kurang lebih tiga minggu. Sobat blogger, biar si anak-anak cupang ga bosen makan kutu air dan artemia melulu, bisa juga dikasih makanan cacing darah, cacing Tubifexsp., ataupun vinegar eels.


Nah, setelah berumur 5 minggu, si anak ikan ini udah bisa dipindahkan ke tempat yang lebih besar ataupun kolam. Karena anak-anak cupangnya udah gede-gede, maka makanan yang diberikan ke cupang harus semaki banyak. Selain itu penggantian air harus dilakukan secara kontinu agar anak-anak cupang tersebut tetap sehat.

Sobat blogger tau ga? Ternyata organ labirin pada anak-anak cupang akan terbentuk pada usia 4 – 6 minggu. Hal ini terlihat ketika anak-anak cupang mulai sering bergerak ke permukaan untuk bernapas. Pada usia 4 minggu juga, naluri bertarung dari si anak-anak cupang ini mulai muncul. Supaya tidak terjadi gontok-gontokan alias perkelahian diantar anak cupang, maka sebaiknya media atau wadah pembesaran memiliki luas yang cukup alias ga kesempitan. Selain itu tambahkan pula tanaman air seperti hidrilla ataupun serabut tali rafia pada tempat pembesaran. Tujuannya untuk menghindari pertemuan langsung antara anak cupang sehingga mengurangi terjadinya perkelahian.

Jangan lupa nih sobat blogger yang sedang membesarkan ikan cupang agar sering-sering melakukan siphon (menyedot kotoran ikan dengan selang) dan mengganti air sebanyak 30 % setiap kali melakukan pergantian air. Oh iya, sobat blogger, makanan ikan cupang jangan lupa untuk divariasikan juga ya. Setelah lewat dari umur 6 minggu, anak cupang dapat diberi makanan berupa jentik nyamuk, kutu air, ataupun cacing darah.


 Jika umur anak-anak cupang sudah mencapai 7 hingga 8 minggu, maka sudah bisa dilakukan penyortiran antara jantan dan betina. Kemudian pada umur 10 hingga 12 minggu, anak cupang ini dapat disortir kembali berdasarkan grade A, B, atau C. Ingat! Antargrade dipisahkan ya sobat blogger, karena tiap grade ini memiliki nilai jual yang berbeda-beda pula.

Nah, sobat blogger, gimana nih? Udah siap buat membesarkan anak cupang dan memulai usaha ikan cupang? Hehehe... Oh iya, kunci utama dari perawatan ikan cupang adalah kualitas air yang baik yang sesuai untuk hidup si cupang serta makanan yang diberikan kepada si cupang. Karena dari dua hal tersebutlah yang akan berdampak langsung pada kesehatan dan pertumbuhan dari ikan cupang kesayangan kita. (IYP)

Sumber:

Hai! Hai! Sobat blogger! Ketemu lagi nih bareng admin. Sekarang admin bakal ngebahas tentang cara pembesaran ikan cupang. Topik ini merupkan lanjutan dari obrolan yang kemarin. Hayoo... Masih inget postingan admin yang judulnya beternak ikan cupang kan? Kalo udah lupa, baca lagi deh, soalnya bahasan ini nyambung banget sama bahasan sebelumnya. Oke!?

Sobat blogger, bayi-bayi cupang yang berumur tiga hari  pada udah bisa nyaris makan sendiri tuh. Nah, pada saat itu pula naluri mereka untuk berburu juga muncul.  Anak-anak cupang dapat diberi makan kutu air ataupun microworm.  Setelah satu minggu, anak-anak cupang dapat diberi makan artemia Pemberian makanan kutu air dan artemia dapat diberikan pada anak cupang hingga umurnya kurang lebih tiga minggu. Sobat blogger, biar si anak-anak cupang ga bosen makan kutu air dan artemia melulu, bisa juga dikasih makanan cacing darah, cacing Tubifexsp., ataupun vinegar eels.


Nah, setelah berumur 5 minggu, si anak ikan ini udah bisa dipindahkan ke tempat yang lebih besar ataupun kolam. Karena anak-anak cupangnya udah gede-gede, maka makanan yang diberikan ke cupang harus semaki banyak. Selain itu penggantian air harus dilakukan secara kontinu agar anak-anak cupang tersebut tetap sehat.

Sobat blogger tau ga? Ternyata organ labirin pada anak-anak cupang akan terbentuk pada usia 4 – 6 minggu. Hal ini terlihat ketika anak-anak cupang mulai sering bergerak ke permukaan untuk bernapas. Pada usia 4 minggu juga, naluri bertarung dari si anak-anak cupang ini mulai muncul. Supaya tidak terjadi gontok-gontokan alias perkelahian diantar anak cupang, maka sebaiknya media atau wadah pembesaran memiliki luas yang cukup alias ga kesempitan. Selain itu tambahkan pula tanaman air seperti hidrilla ataupun serabut tali rafia pada tempat pembesaran. Tujuannya untuk menghindari pertemuan langsung antara anak cupang sehingga mengurangi terjadinya perkelahian.

Jangan lupa nih sobat blogger yang sedang membesarkan ikan cupang agar sering-sering melakukan siphon (menyedot kotoran ikan dengan selang) dan mengganti air sebanyak 30 % setiap kali melakukan pergantian air. Oh iya, sobat blogger, makanan ikan cupang jangan lupa untuk divariasikan juga ya. Setelah lewat dari umur 6 minggu, anak cupang dapat diberi makanan berupa jentik nyamuk, kutu air, ataupun cacing darah.


 Jika umur anak-anak cupang sudah mencapai 7 hingga 8 minggu, maka sudah bisa dilakukan penyortiran antara jantan dan betina. Kemudian pada umur 10 hingga 12 minggu, anak cupang ini dapat disortir kembali berdasarkan grade A, B, atau C. Ingat! Antargrade dipisahkan ya sobat blogger, karena tiap grade ini memiliki nilai jual yang berbeda-beda pula.

Nah, sobat blogger, gimana nih? Udah siap buat membesarkan anak cupang dan memulai usaha ikan cupang? Hehehe... Oh iya, kunci utama dari perawatan ikan cupang adalah kualitas air yang baik yang sesuai untuk hidup si cupang serta makanan yang diberikan kepada si cupang. Karena dari dua hal tersebutlah yang akan berdampak langsung pada kesehatan dan pertumbuhan dari ikan cupang kesayangan kita. (IYP)

Sumber:

Tips agar kucing bisa Manja


Halo semua :D
Memiliki seekor kucing kesayangan begitu menyenangkan apa lagi kalau kucing tersebut bisa bermanja-manja dengan kita. Kucing bisa akrab dan tidak takut dengan kita. Ada banyak kasus, seperti seseorang yang memiliki seekor kucing yang sangat lucu dan membuat terpesona setiap orang yang melihatnya. Namun sayang nya si kucing tidak bisa kita pegang dan di ajak bermain-main bersama. apa lagi untuk bermanja-manja dengan kita. Agar kucing bisa sesuai dengan keinginan kita memang bukan lah suatu hal yang mudah dan bukannya tidak mungkin kalau kucing bisa menjadi dekat dengan kita bahkan sangat manja. Selama ini saya mencoba untuk mempelajari bagai mana caranya agar kucing-kucing kesayangan saya bisa lebih manja dan mau bermain dengan saya juga anggota keluarga saya yang lain. Ternyata saya berhasil membuat semua kucing-kucing kesayang saya menjadi kucing yang manja, penurut, bisa di gendong dan tentunya bisa di ajak bermain. Mau tahu bagaimana tips agar kucing bisa manja dengan kita? coba kalian ikuti tips saya berikut ini:
  1. Biasakan memanggil nama nya sejak kucing masih bayi. Agar kucing bisa mengenali suara kalian dan agar kucing tahu itu namanya.
  2. Biasakan untuk mengusap atau mengelus bagian leher dan memijat tengkuknya pelan-pelan sejak kucing kalian masih kecil a.k.a unyu unyu~
  3. Mengajaknya bermain bersama dengan permainan kesukaannya minimal 30 menit.
  4. Biasakan menggendong kucing kalian sejak umurnya 1 bulan.
  5. Mandikan kucing kalian sendiri jangan suruh orang lain secara rutin minimal 1minggu sekali supaya kucing mudah jinak.
  6. Jangan biarkan kucing main diluar rumah, usahakan kucing selalu dalam ruangan.
  7. Kucing jangan dikurung dalam kandang, karena itu akan membuat kucing jadi liar.Jika kucing masih dalam area jangkauan kita,sebaiknya tidak perlu di kurung dikandang.
  8. Tunjukkan kasih sayang kalian pada kucing dan jangan pernah memukulnya tanpa alasan yang jelas, karena kucing akan menjadi takut pada kalian

Itulah sedikit tips dari saya menurut pengalaman saya selama ini. semoga tips saya di atas dapat membantu kalian semua. ingat jangan pernah menyerah dan jangan putus asa karena kalian adalah tuan yang paling baik bagi kucing kesayangan anda.selamat mencoba :D

salam dari yang ngetik :)

Halo semua :D
Memiliki seekor kucing kesayangan begitu menyenangkan apa lagi kalau kucing tersebut bisa bermanja-manja dengan kita. Kucing bisa akrab dan tidak takut dengan kita. Ada banyak kasus, seperti seseorang yang memiliki seekor kucing yang sangat lucu dan membuat terpesona setiap orang yang melihatnya. Namun sayang nya si kucing tidak bisa kita pegang dan di ajak bermain-main bersama. apa lagi untuk bermanja-manja dengan kita. Agar kucing bisa sesuai dengan keinginan kita memang bukan lah suatu hal yang mudah dan bukannya tidak mungkin kalau kucing bisa menjadi dekat dengan kita bahkan sangat manja. Selama ini saya mencoba untuk mempelajari bagai mana caranya agar kucing-kucing kesayangan saya bisa lebih manja dan mau bermain dengan saya juga anggota keluarga saya yang lain. Ternyata saya berhasil membuat semua kucing-kucing kesayang saya menjadi kucing yang manja, penurut, bisa di gendong dan tentunya bisa di ajak bermain. Mau tahu bagaimana tips agar kucing bisa manja dengan kita? coba kalian ikuti tips saya berikut ini:
  1. Biasakan memanggil nama nya sejak kucing masih bayi. Agar kucing bisa mengenali suara kalian dan agar kucing tahu itu namanya.
  2. Biasakan untuk mengusap atau mengelus bagian leher dan memijat tengkuknya pelan-pelan sejak kucing kalian masih kecil a.k.a unyu unyu~
  3. Mengajaknya bermain bersama dengan permainan kesukaannya minimal 30 menit.
  4. Biasakan menggendong kucing kalian sejak umurnya 1 bulan.
  5. Mandikan kucing kalian sendiri jangan suruh orang lain secara rutin minimal 1minggu sekali supaya kucing mudah jinak.
  6. Jangan biarkan kucing main diluar rumah, usahakan kucing selalu dalam ruangan.
  7. Kucing jangan dikurung dalam kandang, karena itu akan membuat kucing jadi liar.Jika kucing masih dalam area jangkauan kita,sebaiknya tidak perlu di kurung dikandang.
  8. Tunjukkan kasih sayang kalian pada kucing dan jangan pernah memukulnya tanpa alasan yang jelas, karena kucing akan menjadi takut pada kalian

Itulah sedikit tips dari saya menurut pengalaman saya selama ini. semoga tips saya di atas dapat membantu kalian semua. ingat jangan pernah menyerah dan jangan putus asa karena kalian adalah tuan yang paling baik bagi kucing kesayangan anda.selamat mencoba :D

salam dari yang ngetik :)

Tanda tanda kucing sakit


Bagi temen2 yang mencintai hewan kucing tentulah harus tahu juga tanda2 kucing kalau lagi sakit. karena banyak juga yang tidak tahu kalau ternyata kucing lagi sakit dan butuh pertolongan segera. untuk temen2 semuanya saya akan memberi tahu apa dan bagai mana tanda2 kucing sakit. dan ini bukan saja untuk kucing ras Persia/Anggora, tapi untuk semua jenis kucing. agar dengan tahunya tanda2 kucing sakit kita bisa segera menanganinya dan mengobatinya.Kan kasian kalau kucingnnya sakit :(
berikut adalah tanda tanda kucing sedang sakit:

1.jadi pendiam dan kelelahan serta kelihatan lesu
2.suhu badan nya tinggi atau panas tinggi
3.selera makannya berkurang ataupun sebaliknya meningkat secara tiba2
4.sering menggelangkan kepala secara berlebihan
5.minum air secara berlebihan
6.sulit buang kotoran
7.muntah-muntah air dan berwarna
8.keluarnya cairan yg tidak wajar dari telinga,mata,hidung dsb.
9.berat badannya turun drastis ataupun naik secara mencolok
10.menjadi lebih agresif atau hiperaktif
11.kucing berjalan pincang dan bahkan juga sulit untuk berdiri
12.bagian badan kucing ada yang membengkak
13.dan maaf pup kucing berlendir dan disertai darah.


jika kucing kalian ada yang mengalami tanda2 tersebut diatas, segeralah di bawa ke dokter hewan agar cepat dapat perawatan dan obat. ingat jangan pernah abaikan kucing yang sakit,kucing yang sakit butuh perhatian dan juga pengobatan,jangan sampai kita menyesal nanti


salam dari yang ngetik :)

Bagi temen2 yang mencintai hewan kucing tentulah harus tahu juga tanda2 kucing kalau lagi sakit. karena banyak juga yang tidak tahu kalau ternyata kucing lagi sakit dan butuh pertolongan segera. untuk temen2 semuanya saya akan memberi tahu apa dan bagai mana tanda2 kucing sakit. dan ini bukan saja untuk kucing ras Persia/Anggora, tapi untuk semua jenis kucing. agar dengan tahunya tanda2 kucing sakit kita bisa segera menanganinya dan mengobatinya.Kan kasian kalau kucingnnya sakit :(
berikut adalah tanda tanda kucing sedang sakit:

1.jadi pendiam dan kelelahan serta kelihatan lesu
2.suhu badan nya tinggi atau panas tinggi
3.selera makannya berkurang ataupun sebaliknya meningkat secara tiba2
4.sering menggelangkan kepala secara berlebihan
5.minum air secara berlebihan
6.sulit buang kotoran
7.muntah-muntah air dan berwarna
8.keluarnya cairan yg tidak wajar dari telinga,mata,hidung dsb.
9.berat badannya turun drastis ataupun naik secara mencolok
10.menjadi lebih agresif atau hiperaktif
11.kucing berjalan pincang dan bahkan juga sulit untuk berdiri
12.bagian badan kucing ada yang membengkak
13.dan maaf pup kucing berlendir dan disertai darah.


jika kucing kalian ada yang mengalami tanda2 tersebut diatas, segeralah di bawa ke dokter hewan agar cepat dapat perawatan dan obat. ingat jangan pernah abaikan kucing yang sakit,kucing yang sakit butuh perhatian dan juga pengobatan,jangan sampai kita menyesal nanti


salam dari yang ngetik :)

Ciri-ciri Kucing masuk usia Tua


Ada pertemuan ada perpisahan, ada cinta ada kebencian. Lho apa ini kok malah berpuisi! hahaha Nggak kok saya hanya ingin mengatakan, bahwa anak kucing persia/Anggora juga suatu saat akan menjadi kucing dewasa atau mungkin bahasa kasarnya sudah dalam usia tua,tidak dapat dipungkiri,kucing layaknya manusia yang memulai hidup dari usia muda,terus beranjak remaja,mengalami masa pubertas (halah),kimpoy,punya anak,hidup bahagia di hari tua,ceileeee

Ok cukup bercandanya :D
Tanda-tanda usia kucing persia/Anggora adalah sebagai berikut (Bisa juga kok sebagai tanda kucing secara umum) :

1.Perubahan pada bulu dan cakar kucing.
Proses penuaan pada kucing akan menyebabkan bulu kucing semakin panjang. Dan cakar kucing akan tumbuh lebih cepat. Bulu akan tampak tidak terpelihara, tapi jangan dianggap kena penyakit bulu kucing. Itu hanya faktor usia saja.

2.Tidur Pulas
Ya kayak manusia yang sudah tua. Pokoknya suka tidur.Dikir dikit tidur,habis makan tidur,habis poop atau pee tidur,yah gitu deh.

3.Pola Makan dan Minum
Kucing Persia/Anggora yang sudah tua biasanya akan kehilangan nafsu makan maupun minum. Ini dikarenakan pemebengkakan gusi, pembentukan plak dan gigi yang membusuk.

4.Meningkatnya Tuli dan kebutaan.
Salah satu tandanya adalah kucing persia tidak menjawab panggilan majikannya yaitu anda.

Biasanya majikan atau bahkan penjual kucing persia akan mengistimewakannya daripada kucing yang lain. Maklumlah diakan sudah menemani kita seumur hidupnya. jadi wajar-wajar saja donk kita istimewakan dia.kita harus selalu menemani dia di hari tua nya loh,itu baru majikan yang baik!


Oh ya,gambar diatas hanya perumpaan saja loh,saya juga ga punya foto kucing yang udah tua,pokoknya kalian bayangkan saja ya menurut ciri-ciri diatas :P

salam dari yang ngetik :)




Ada pertemuan ada perpisahan, ada cinta ada kebencian. Lho apa ini kok malah berpuisi! hahaha Nggak kok saya hanya ingin mengatakan, bahwa anak kucing persia/Anggora juga suatu saat akan menjadi kucing dewasa atau mungkin bahasa kasarnya sudah dalam usia tua,tidak dapat dipungkiri,kucing layaknya manusia yang memulai hidup dari usia muda,terus beranjak remaja,mengalami masa pubertas (halah),kimpoy,punya anak,hidup bahagia di hari tua,ceileeee

Ok cukup bercandanya :D
Tanda-tanda usia kucing persia/Anggora adalah sebagai berikut (Bisa juga kok sebagai tanda kucing secara umum) :

1.Perubahan pada bulu dan cakar kucing.
Proses penuaan pada kucing akan menyebabkan bulu kucing semakin panjang. Dan cakar kucing akan tumbuh lebih cepat. Bulu akan tampak tidak terpelihara, tapi jangan dianggap kena penyakit bulu kucing. Itu hanya faktor usia saja.

2.Tidur Pulas
Ya kayak manusia yang sudah tua. Pokoknya suka tidur.Dikir dikit tidur,habis makan tidur,habis poop atau pee tidur,yah gitu deh.

3.Pola Makan dan Minum
Kucing Persia/Anggora yang sudah tua biasanya akan kehilangan nafsu makan maupun minum. Ini dikarenakan pemebengkakan gusi, pembentukan plak dan gigi yang membusuk.

4.Meningkatnya Tuli dan kebutaan.
Salah satu tandanya adalah kucing persia tidak menjawab panggilan majikannya yaitu anda.

Biasanya majikan atau bahkan penjual kucing persia akan mengistimewakannya daripada kucing yang lain. Maklumlah diakan sudah menemani kita seumur hidupnya. jadi wajar-wajar saja donk kita istimewakan dia.kita harus selalu menemani dia di hari tua nya loh,itu baru majikan yang baik!


Oh ya,gambar diatas hanya perumpaan saja loh,saya juga ga punya foto kucing yang udah tua,pokoknya kalian bayangkan saja ya menurut ciri-ciri diatas :P

salam dari yang ngetik :)



Merawat dan menjaga Kucing Hamil



Halo semua..Kita ketahui bahwa kucing merupakan hewan yang sangat digemari oleh setiap orang, sebab tingkahnya lucu dan mengemaskan. kucing betina pada umumnya mengalami perubahan pada fisiknya di saat kucing betina itu sedang hamil. Setahu saya kucing hamil tubuhnya tambah besar dan bagian perut mulai membesar. Pada usia kehamilan 5 bulan perut kucing yang hamil akan akan mulai terlihat membesar dari yang sebelumnya.Merawat dan menjaga kucing ketika hamil boleh dikatakan gampang2 susah. Karena kehamilan kucing juga sangat rentan keguguran, oleh berbagai macam sebab yang mungkin tanpa kita sengaja atau sadari. Tapi semua juga tergantung pada si kucing,ada yang fisiknya kuat dan ada juga yang fisiknya lemah. Sehingga kita perlu untuk berhati2 dalam merawat dan menjaganya. Saya pernah mengalami kegagalan dalam menjaga dan merawat kehamilan salah satu kucing kesayang saya. Mungkin karena waktu itu juga saya sangat sibuk dan kurang memperhatikan kondisinya.

Semuanya bukan karena saya sama sekali tidak perduli loh….tapi ada sebab2 yang harus kita perhatikan untuk menjaga kondisi kehamilan kucing kita agar tidak keguguran. Dan kali ini saya akan membantu teman2 untuk bisa merawat dan menjaga kucing kesayangan teman2 agar tidak mengalami keguguran.
1. Jangan pernah memandikan kucing ketika sedang hamil walaupun satukali
2. Jangan sering2 memegang,menekan atau meremas perut kucing
3. Jangan menggedong kucing ketika sedang hamil
4. Jangan membuat kaget atau jangan buat kucing jadi terkejut dengan apapun
5. Berilah vitamin2 khusus kucing
6. Berilah makanan yang banyak mengandung gizi dan kalsium untuk perkembangan bayi2 dalam kandungannya
7. Sediakan tempat yang hangat utuk kucing hamil istirahat dan tidurnya
8. Berilah kasih sayang dan perhatian yg tulus padanya


Semoga apa yang saya tuliskan tersebut diatas bisa membantu teman2 untuk lebih berhati2 dalam merawat dan menjaga si kucing yg sedang dalam keadaan hamil. 

salam dari yang ngetik :)




Halo semua..Kita ketahui bahwa kucing merupakan hewan yang sangat digemari oleh setiap orang, sebab tingkahnya lucu dan mengemaskan. kucing betina pada umumnya mengalami perubahan pada fisiknya di saat kucing betina itu sedang hamil. Setahu saya kucing hamil tubuhnya tambah besar dan bagian perut mulai membesar. Pada usia kehamilan 5 bulan perut kucing yang hamil akan akan mulai terlihat membesar dari yang sebelumnya.Merawat dan menjaga kucing ketika hamil boleh dikatakan gampang2 susah. Karena kehamilan kucing juga sangat rentan keguguran, oleh berbagai macam sebab yang mungkin tanpa kita sengaja atau sadari. Tapi semua juga tergantung pada si kucing,ada yang fisiknya kuat dan ada juga yang fisiknya lemah. Sehingga kita perlu untuk berhati2 dalam merawat dan menjaganya. Saya pernah mengalami kegagalan dalam menjaga dan merawat kehamilan salah satu kucing kesayang saya. Mungkin karena waktu itu juga saya sangat sibuk dan kurang memperhatikan kondisinya.

Semuanya bukan karena saya sama sekali tidak perduli loh….tapi ada sebab2 yang harus kita perhatikan untuk menjaga kondisi kehamilan kucing kita agar tidak keguguran. Dan kali ini saya akan membantu teman2 untuk bisa merawat dan menjaga kucing kesayangan teman2 agar tidak mengalami keguguran.
1. Jangan pernah memandikan kucing ketika sedang hamil walaupun satukali
2. Jangan sering2 memegang,menekan atau meremas perut kucing
3. Jangan menggedong kucing ketika sedang hamil
4. Jangan membuat kaget atau jangan buat kucing jadi terkejut dengan apapun
5. Berilah vitamin2 khusus kucing
6. Berilah makanan yang banyak mengandung gizi dan kalsium untuk perkembangan bayi2 dalam kandungannya
7. Sediakan tempat yang hangat utuk kucing hamil istirahat dan tidurnya
8. Berilah kasih sayang dan perhatian yg tulus padanya


Semoga apa yang saya tuliskan tersebut diatas bisa membantu teman2 untuk lebih berhati2 dalam merawat dan menjaga si kucing yg sedang dalam keadaan hamil. 

salam dari yang ngetik :)


 
2011 Hamster Persia Betta Sugar Glider Aksesoris | Blogger Templates for Over 50 Chat Sponsors: Short People Club, Michigan Mechanical Engineer Jobs, California Dietitian Jobs